Kamis, 17 November 2011 - 0 komentar

Cinta dari Mata turun ke Hati, benarkah ?

"Cinta dari mata turun ke hati" Benarkah?


cinta dari mata turun ke hati


Benarkah cinta itu datangnya dari mata lantas turun ke hati ?
Rasanya ungkapan itu kurang tepat meskipun tidak salah...
Kalau cinta datangnya selalu dari mata berarti cinta itu ditentukan oleh penampilan, padahal ada pepatah "Cinta itu Buta", dengan kata lain untuk mencintai seseorang kita bahkan ga perlu indra penglihatan. Lagi pula kalau cinta itu datangnya selalu dari mata turun ke hati orang tuna netral ga bakalan merasakan jatuh cinta.

So.. menurutku ngkapan "Cinta, dari mata turun ke hati" rasanya terlalu menyederhanakan sesuatu yang sebenernya ga sederhana.

Terus dari mana datangnya cinta ?
Yang pasti cinta itu telah ada sebelum manusia mengenal cinta.. Bahkan cinta itu akan tetap anda ketika manusia mulai melupakannya.

Saat aku belum melihat paras cantikmu, saat aku belum mengenal akhlak muliamu, saat aku belum tahu namamu. Jangan khawatir sayang, dulu kita sudah bertemu. Saat di alam ruh. Allah telah memilihkan kamu untuk menjadi pendampingku, saat empat bulan masa kandunganku di dalam perut ibu. Sejak saat itu namamu sudah disandingkan di sebelah namaku. Sejak saat itu aku sudah mencintaimu.

0 komentar:

Posting Komentar